Rabu, 18 Juli 2018

Bukit Bintang di Leuwiliang, Bogor

Bukit Bintang, salah lokasi wisata yang lagi hits di daerah Bogor, tepatnya di Leuwiliang. Saya dan keluarga sempat mengunjungi tempat wisata yang termasuk baru ini.

Biaya masuk ke lokasi ini satu orang Rp. 15.000.
Sewa saung Rp. 50.000 seharian 
Di setiap spot foto rata2 dikenakan biaya Rp. 10.000  per orang, dua orang Rp. 15.000
Penjaga spot juga menawarkan jasa foto untuk camera DSLR satu foto Rp. 2.000

Saat kami ke sana, suasana ramai, karena memang masih liburan sekolah pasca lebaran. Banyak makanan yang dijual disana, seperti bakso dll. Kelapa muda satu buah Rp. 15.000.

Oya disamping saung yang kami sewa, ada penjual durian, rasanya enak dan manis, harganya juga murah, seratus ribu dapat lima buah. Di sepanjang jalan menuju lokasi ini, sempat kami lihat banyak pohon durian yang sedang berbuah. Sepertinya memang sedang musim.

Sayangnya lokasi wisata yang sudah ramai dikunjungi ini, toilet nya hanya 3, saat kami di sana, airnya juga kecil, jadi sangat tidak memadai.


Berikut ini beberapa spot foto yang ada di Bukit Bintang. Sebenarnya masih banyak lagi spot-spot foto yang ada di sana. Kalau boleh dihitung dengan jari, mungkin puluhan jumlahnya. Anda harus merogoh kocek yang lumayan banyak jika ingin berfoto di setiap spot. Setiap spot ada harganya, khusus untuk Sepeda Gantung lebih mahal, Rp. 20.000.



































Wisata sejarah di kota Bengkulu

Tujuan saya ke kota Bengkulu pada bulan April 2018 silam, sebenarnya untuk menghadiri undangan pernikahan teman sekantor.  Jadilah sekalian jalan-jalan dan mencoba beberapa kuliner Bengkulu. Saya berdua teman, selama disana wira-wiri menggunakan transportasi online. Murah dan cepat, tidak perlu sewa kendaraan.

Berikut tempat sejarah yang sempat saya kunjungi...


Rumah Pengasingan Bung Karno 













Rumah ibu Fatmawati








 
 Benteng Marlborough











Kamis, 04 Januari 2018

Perjalanan umroh November 2017



Alhamdulillah, puji syukur tak terhingga, akhirnya aku bisa pergi umroh ke tanah suci.... keinginan yang sudah lama terpendam, akhirnya dapat terlaksana, Allah Maha Baik. Semua ini rezeki dari langit, semua dimudahkan dan dilancarkan. Sehari sebelum keberangkatan beredar video di Medsos, kota Madinah dan Mekkah banjir. Alhamdulillah, ketika kami tiba, cuaca sangat bersahabat, bagus, Madinah tidak terlalu dingin, Mekkah cuaca cukup cerah.

Kami, berangkat berdelapan, bersama adik ipar, keponakan, sepupu suami dan adik mertua. Berangkat, hari Kamis, tanggal 23 November 2017, kembali ke tanah air, Jumat, 1 Desember 2017.

Berikut adalah moment-moment kami di tanah suci  :

Bandara Soetta 










Masjid Nabawi 









































Masjid Quba

Masjid pertama yang didirikan Nabi Muhammad, saat hijrah dari Mekkah ke Madinah.




Jabal Uhud 

Lokasi perang Uhud, para syuhada juga dimakamkan di bawah gunung Uhud ini.











Jabal Rahmah

Bukit pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa











Jabal Tsur

Rasullulloh bersama Abu Bakar Assiddiq pernah menginap di sini saat hijrah dari Mekkah ke Madinah












Zam-zam Tower

Kami menginap di hotel Andalus di Madinah, sangat dekat dengan Masjid Nabawi, sehingga setiap waktu sholat pastinya kami manfaatkan untuk sholat di masjid Nawabi. Sementara di Mekkah kami menginap di hotel Movenpic, di Hajar Tower, bersebelahan dengan Zam-zam Tower. Masya Allah sangat dekat dengan Ka'bah. Begitu keluar Zam-zam Tower sudah terlihat Ka'bah di depan mata. Bahkan, banyak yang sholat di pelataran Zam-zam Tower ini.
Alhamdulillah






 









Air Zam-zam sangat berlimpah, baik di masjid Nabawi maupun di Masjidil Haram. Di dalam masjid tersedia galon-galon berisi air Zam-zam. Jamaah dapat bebas mengambil saat hendak sholat, di minum di tempat atau pun  membawanya ke hotel untuk di minum.















 
Perbaikan sumur Zam-zam

Saat kami umroh, sedang dilakukan perbaikan sumur Zam-zam, yang mengakibatkan pintu masuk dan keluar untuk Tawaf hanya satu, sehingga agak padat, Alhamdulillah kami diberi kemudahan dan kelancaran, tidak terlalu berdesak-desakan.






Miqot di Bier Ali 



Bukit tempat Nabi Ismail di sembelih


















 Jabal Nur

Di Jabal Nur terdapat gua Hira, tempat pertama kali nya Nabi Muhammad menerima wahyu dari Allah SWT, yaitu Iqra (bacalah)










 Di tempat ini dua tahun silam, pernah jatuh crane saat musim haji. Banyak korban jiwa berjatuhan, termasuk jamaah haji Indonesia. 










 Multazam

 Di sini salah satu tempat mustajab untuk berdoa  















Ikon kota Makkah : Ka'bah dan Zam-zam Tower





Di Food Court Zam-zam Tower, terdapat banyak penjual makanan, restoran kami juga terletak di lantai yang sama, namanya Tasneem Restaurant utk makan siang dan malam . Masakan Indonesia, enak-enak.  Sedangkan sarapan di Movenpic.
Nasi kebuli dan Juice nya juara. Nasi kebuli kambing 20 real, juice 10 real.  










Bertemu dengan artis L. Manik dan Annisa Trihapsari, mereka menginap di hotel yang sama dengan kami, Movenpic. Sepertinya kru sinetron Tukang Bubur Naik Haji, sedang umroh bareng.

Bertemu Annisa Trihapsari di Pelataran Zam-zam Tower usai sholat Asar.














Sa'i 

Lari-lari kecil antara Safa dan Marwa









Masjid Qishas

Di masjid inilah lokasi  hukuman gantung dan potong tangan di Jeddah












Dibalik tembok itu, 
terdapat makam Siti Hawa di Jeddah













Jelang pulang, mampir makan
Bakso Mang Oedin di Jeddah  











Rindu rasanya ingin kembali ke tanah suci. Izinkan hamba kembali yaa Allah...